Beranda > Serba-serbi > PENGALAMAN SUJUD RUTIN & PERUBAHANNYA

PENGALAMAN SUJUD RUTIN & PERUBAHANNYA

a5
Pernahkah saudara sekalian mencatat pengalaman sujud rutin anda dan juga perubahannya dalam kehidupan keseharian anda? Kita mengetahui gunanya sujud dan air suci, bagaimana prosesnya air suci dapat menberantas kuman–kuman penyakit dalam tubuh, Dapat menentramkan/menindas nafsu angkara, Dapat mencerdaskan pikiran, Dapat memiliki kawaskitan, seperti kawaskitan akan penglihatan, pendengaran, penciuman, tutur kata atau percakapan serta kewaskitaan rasa.

Dilihat gunanya air suci, para warga pastinya selalu dapat hidup waras/sehat setiap harinya, tapi kalau kita menyadari banyak kasus para warga yang sudah puluhan tahun menjadi warga sapta darma kalau sakit perlu ke dokter dan juga lebih-lebih menginap kerumah sakit, bukankah itu hal yang paradoks/kontras, Bukankah para warga bisa mengobatinya sendiri?? Apa yang salah dari kasus ini? Apakah sujudnya yang keliru atau sujudnya kurang rutin?

Sujud memang hal yang mudah, Cuma duduk diam bersila dan sedakep, merasakan keluar masuknya nafas, hanya itu saja sampai tenang dan damai. Hal2 yang terkait dengan prosesnya bisa kita amati sendiri saat sujud tersebut. Mudah bukan??? Dimana yang sulit???TIDAK ADA YANG SULIT, cuma ada yang tidak mudah yaitu kerutinan. Kerutinan yang dimaksud adalah seperti: 5 jam dalam sehari mengolah rohani, satu hari sekali sujud dengan sungguh-sungguh. Begitu saja.

Setelah bisa melaksanakan sujud rutin dalam beberapa hari kemudian beberapa bulan bahkan bertahun-tahun betapa hebatnya warga tersebut, apalagi setiap yang didapat dan perubahan dalam hidupnya selalu dicacat dan di dokumentasikan. Jika setiap warga mempunyai arsip pengalaman sujud rutinnya tersebut maka mungkin saja regenerasi akan lebih berjalan baik.

Dibawah ini sebagai gambaran umum tentang hipotesis 6 bulan melaksanakan sujud rutin dan perubahannya:

Bulan pertama
Dapat membrantas kuman–kuman penyakit dalam tubuh, tidur lebih nyenyak bangun tidur segar, lebih kuat, tenaga cepat pulih. dll

Bulan kedua
Lebih cepat dalam menentramkan/menindas nafsu angkara, tampa emosi tidak mudah marah, lebih banyak ngalah (Ngadep Allah), dapat membedakan rasa pangrasa, perlu dan tidak perlu serta dapat mengendalikan emosi, kalau diet lemak akan berkurang, pencernakan lebih baik, peredaran darah lancar hingga produksi sperma-sel telur akan sangat berkualitas. dll

Bulan ketiga
Dapat mencerdaskan pikiran, lebih fokus-kemampuan kosentrasi lebih baik serta lebih selalu semeleh, regenerasi sel dalam tubuh lebih baik hingga kelihatan lebih muda/menunda proses penuaan, bagi laki-laki-perempuan sudah lanjut usia mungkin bisa menjadi tidak menopouse lagi (kembali haid). dll

Bulan keempat
Dapat memiliki kawaskitan, seperti kawaskitan akan penglihatan, pendengaran, penciuman, tutur kata atau percakapan serta kewaskitaan rasa. Bisa membedakan cahya-rasa dan pengrasa, dapat tigas jangga kedua atau bawah (puser), secara rohani mulai dapat memahami alam sekitar. Mendeteksi penyakit dan juga perubahan alam. dll

Bulan kelima
Dapat menolong orang yang menderita sakit, dapat menguasai atom berjiwa untuk alam sekitar atau mendarmakannya. Dapat mengontrol getaran-getaran tubuh hingga disempurnakan lalu digunakan. Memahami tingkatan alam kasar maupun lembut hingga penghuni dan mengatasinya. dll

Bulan keenam
Dapat melaksanakan sesanti maupun wewarah tujuh secara iklas dan otomatis, suasana baik sudah menyelimuti tubuh sehingga kalis semua mara bahaya. dll

Diharapkan hal diatas dapat menjadi motivasi para warga untuk lebih tekun sujudnya dalam setiap harinya, dari hipotesis diatas hanya selama 6 bulan manusia sudah mencapai tingkat yang luar biasa, bagaimana kalau sekolah sapta rengga tingkat SMU sudah ada, pastinya generasi warga sapta darma akan lebih baik karena sujud rutin/tekunnya selama 3 tahun. Mungkin dari saudara sekalian ada hipotesis yang lain dapat di share/diskusikan disini, Demikian. Salam Waras.

Kategori:Serba-serbi
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: