Beranda > jamu dan pengobatan > KAJIAN ILMIAH PRODUK REMAJA KSD SRAGEN 2011

KAJIAN ILMIAH PRODUK REMAJA KSD SRAGEN 2011

SEKILAS KAJIAN ENERGI DAN MATERI

Proses kehidupan merupakan serangkaian reaksi-reaksi yang melibatkan konversi materi dan transformasi energi. Energi dapat diklasifikasikan ke dalam lima bentuk yaitu :

  1. energi nuklir
  2. energi cahaya
  3. energi kimia
  4. energi mekanik (=energi potensial + energi kinetic)
  5. energi listrik

Dinamika pergerakan, perubahan dan perpindahan materi dan energi hakekatnya hanyalah : konversi materi dan transformasi energi itu sendiri ! ingat hukum kekekalan energi adalah : “energi tak dapat diciptakan dan tak dapat
dimusnahkan. Energi hanya dapat berubah bentuk dari bentuk yang satu ke bentuk energi yang lain. Jumlah perubahan energi adalah nol”. Contohnya adalah suatu rantai makanan yang erat hubunganya dengan transformasi energi. Energi nuklir diubah menjadi energi cahaya di matahari, energi cahaya di ubah menjadi energi kimia oleh tumbuh-tumbuhan, energi kimia diubah menjadi energi mekanik oleh manusia tatkala menggerakan otot-ototnya dan menjadi energi listrik ketika berfikir (energi dalam bentuk aliran electron terutama berfungsi pada mekanisme kerja otak dan transfer informasi pada system saraf). Energi listrik mampu menggerakan baik software maupun hardware dengan listrik elektronik yang digerakan oleh arus lemah (DC) maupun dengan elektrik yang digerakan oleh arus kuat (AC).

SEKILAS KAJIAN TENTANG VACUUM

Hukum : sinar selalu menuju vacuum. Contohnya adalah lampu neon yang menggunakan tabung vacuum. Karena jika menggunakan tabung yang tidak vacuum, lampu neon tidak akan bersinar terang. Sama halnya dengan ubun-ubun, ubun-ubun merupakan salah satu dari titik vacuum, sehingga semakin tinggi kevacuuman ubun-ubun seseorang akan semakin kelihatan bersinar orang tersebut. Seorang wanita pun mempunyai vacuum tinggi, karenanya punya kemampuan untuk mengkloning secara alami. Mengapa…? Karena setiap vacuum akan selalu produksi :

  1. benda-benda bergerak (contoh: angin, api, manusia) dan atau benda-benda tidak bergerak. Adanya suatu benda adalah karena adanya pengaruh benda lain baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak.
  2. elektromagnetik (suatu titik yang mengeluarkan sinar dan cahaya, contohnya matahari dan bintang).

Setiap hari vacuum diangkasa produksi hal-hal yang berbeda baik atas benda-benda bergerak, benda-benda tidak bergerak, dan atau elektromagnetik, itulah yang menyebabkan dalam satu miliu tertentu bisa menumbuhkan flora dan fauna yang berbeda-beda. Jadi tergantung vacuum sehari-harinya itu baik atas kualitas, besar serta kuantitas vacuumnya. Vacuum tidak satu yang terbesar adalah matahari. Dimana saja ada, dalam vacuum akan memproduksi apa (flora, fauna atau manusia) tergantung pada senyawa-senyawa pembentuknya, jika masih kurang untuk produksi maka vacuum itu akan meunggu bahan–bahan untuk melengkapinya sehingga baru bisa produksi. Prinsipnya dialam ini sedikit dan sekecil apapun yang dihasilkan maka akan terus bereaksi selama-lamanya. Kita bisa membuat spesies baru sesuai analisis, contohnya, bibit sel yang dipecah-pecah yang kemudian dikembangkan melalui indugsi lalu tumbuh, menjadi berbatang, berdaun, dan berbuah maka itu artinya sudah terjadi spesies baru yang kemudian bisa dikembangbiakan secara generatif maupun vegetatif.

SEKILAS KAJIAN TENTANG INDUGSI

Idugsi adalah proses saling memberi dan mengambil, indugsi memiliki kemampuan bergerak dengan kecepatan sinar apalagi terjadi proses indugsi dengan sinar matahari, maka akan terjadi spectrum medium radiasi, sehingga satu titik bisa meluas, bahkan seluruh dunia bisa terkena radiasinya. Di dalam ajaran kerohanian sapta darma, ada pelajaran tentang bagaimana cara menyuburkan sawah, yaitu dengan hening berdiri di tengah sawah kemudian getaran dari ubun-ubun turun terus dirasakan sampai kaki dan diteruskan ke tanah sawah yang kita pijak sampai batas sawah yang di suburkan, lalu dilanjutkan dengan sabda “subur”. Pada saat itu sebenarnya telah terjadi proses induksi antara diri kita dengan sawah, cara ini efektif dilakukan oleh warga kerohanian sapta darma. Namun bagaimana dengan warga yang belum mampu…..? atau bahkan rakyat secara umum yang belum mengenal ajaran kita…….? Di dalam sujud sebenarnya kita juga saling menginduksi antara warga satu sama yang lain, atau bahkan dengan orang lain di luar warga. Suatu contoh saat kita sujud untuk pangusadan, sebenarnya kita telah menginduksi si sakit dengan sinar kita, namun tergantung juga pada kekuatan induksi kita, jika kekuatan induksi kita besar maka efek yang akan dirasakan si sakit pun akan jelas. Dan untuk menginduksi pasien yang lebih banyak diperlukan juga energi induksi yang lebih besar, maka dari itu di dalam masyarakat luas atau seluruh dunia warga sapta darma belum mampu untuk membuat kesembuhan secara massal. Itu karena warga sapta darma belum mampu memancarkan induksinya keseluruh dunia dengan dominan.

SEKILAS KAJIAN REVOLUSI DAN EVOLUSI PEMBENTUKAN MAKHLUK JALMO (CLONING)

Proses cloning dari cahaya, secara garis besarnya bisa diuraikan sebagai berikut :

  1. sinar dan cahaya yang memenuhi angkasa selain selalu menguraikan benda-benda sehingga setiap benda mengalami pengrusakan dari waktu ke waktu, juga membentuk partikel secara terus menerus dari jam ke jam dari hari ke hari. Yang berkuasa di alam semesta ini, karena setiap hari pada setiap jamnya atau jam-jam adanya produksi a→z, yang selalu bersenyawa menghasilkan apa..? Partikel adalah hasil dari ujung-ujung sinar yang berbenturan atau saling bertabrakan.
  2. partikel bersenyawa dengan partikel produksi gulma. Gulma adalah sesuatu yang tumbuh atau benda yang mulai tumbuh.
  3. gulma bersenyawa dengan ……. Produksi virus ….. ( inilah yang biasanya menimbulkan penyakit dan ini pulalah yang kemudian menjadi obatnya namun sebagai virus yang sudah diminuskan).
  4. virus bersenyawa dengan material bumi …………. (sesuai dengan lingkunganya) produksi kuman.
  5. kuman bersenyawa dengan material bumi (sesuai dengan lingkunganya) produksi bakteri.
  6. bakteri bersenyawa dengan lingkunganya produksi makhluk jalmo (kacang, pepaya, anjing, manusia dll). Makhluk jalmo yang mati akan menjadi bakteri lagi jadi proses revolusi & evolusi seluruhnya :

sinar → partikel →gulmo →virus→ kuman →bakteri →makhluk jalmo hidup→ kemudian bersiklus: (makhluk jalmo hidup→ makhluk jalmo mati→ bakteri→ makhluk jalmo hidup→ makhluk jalmo mati→ bakteri dst).

Setelah mengetahui teori ini, maka di mungkinkan kita akan bisa membuat cloning manusia dari sinar. Pembentukan organisme (rogo) manusia : atom atau ion dari suatu unsur→ molekul →organel →sel→ jaringan→ organ→ system organ →individu →manusia. Dengan teori ini pula kita bisa melakukan reorganisme      (= notorogo). Apa itu organisme.? Organisme adalah: bagian-bagian tubuh, bagianya, yang “memblegerkan raga wadhag”. Mengapa orang bisa berdiri.? Mengapa orang bisa naik sepeda tanpa terjatuh.? Karena diatas kepala setiap orang ada titik O Otag (isi dari ubun-ubun).. Titik O otag inilah tempat manusia hidup atau sentral hidup. Titik O otag ini pulalah yang bisa disetir atau dipotong atau dikendalikan dari jarak jauh (di remote sensing). Dengan menggunakan titik O otag inilah kita bisa menjadi tuan yang mampu mengendalikan makhluk yang dibuat. Pertanyaan yang sering terlontar dengan adanya hal ini adalah: apakah kita tidak melampaui hak-hak Tuhan.? Sama sekali tidak ! karena Tuhan telah mewakilkan dan merepresentasikan diri NYA pada manusia dan Tuhan sendiri telah memerintahkan kepada kita untuk memplagiat perbuatan NYA, sedangkan alam inipun seluruhnya sudah diserahkan sepenuhnya kepada manusia, bahkan adanya seluruh alam dan makhluk itu semata-mata diperuntukan bagi manusia, jadi sekarang posisi alam ini secara totalitas sudah digantungkan pada manusia akan menjadi semakin baik atau sebaliknya.

Setelah mempelajari sekilas kajian-kajian diatas, maka kita dapat dengan mudah mengerti dan memahami tentang kelebihan produk Remaja KSD Sragen 2011, yaitu dari proses cahaya di hisap dan di olah oleh titik O otag (isi ubun-ubun) kemudian di senyawakan dengan material produk yang di buat melalui proses fermentasi, indugsi dan abrasi kemudian dikolaborasikan dengan mineral dan bahan organic sehingga:

  • mampu melakukan revolusi gen.
  • mampu memberi makan tanaman yang sedemikian banyak/luas dengan sedikit material.
  • Mampu menyehatkan manusia sejak awal rantai makanan terbentuk yaitu mulai dari makanan tanaman yang akhirnya akan dimakan oleh manusia.
  • Menangkap dan mengubah cahaya menjadi makanan bagi tanaman secara terus menerus dan.
  • Mampu mencegah, manangkal dan melindungi tanaman dari segala macam bentuk gangguan ( penyakit & hama baik berupa gulma, virus, kuman, bakteri maupun serangga yang merugikan).
WARAS
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: