Beranda > Wira Usaha > Cara Membuat Tempe

Cara Membuat Tempe

Tak Ada Tempe Di Sini. Kenikmatan yang Allah berikan baru terasa setelah kita tak mendapatkannya. Ini adalah makanan sehat dan ramah lingkungan (tempe daun). Tanpa pengawet, formalin, apa lagi melamin. Di rumah tempe tersedia di dapur setiap saat. Tinggal beli di warung sebelah. Bahkan yg mateng sekalipun tinggal pilih. Goreng biasa, mendhoang, kripik, sambel, kering, besengek, bacem dst dst … ihiks.. jadi pengin nihh.

Di rantau .. kedelai ada hanya berupa susu. Maka, sebagai rasa kangen, googling lah untuk mencari-cari cara bikin tempe sendiri. Kebetulan ku dapat.

Ada sedikit editing, huruf miring adalah kalimat tambahanku. Foto dari sumber tak disertakan.

 

Cara Membuat Tempe Sendiri

Berikut cara pembuatannya :

Siapkan kacang kedelai sebanyak 1 kg.

Dan ragi tempe sebanyak 2 gram.

Cuci bersih kacang kedelai dan rendam selama 24 jam.

Setelah direndam selama 24 jam, kacang kedelai akan mekar

Mulailah meremas-remas kacang kedelai agar kulit arinya lepas.

Setelah bersih, tuangkan kacang kedelai ke dalam panci dan beri air secukupnya. Rebus kacang kedelai selama kurang lebih 30 menit. Selama kacang kedelai direbus akan muncul buih putih

Setelah direbus selama 30 menit, buang air yang tersisa di dalam panci. Kemudian, taruh kembali panci yang tinggal berisikan kacang kedelai diatas kompor. Aduk-aduk, jangan sampai hangus. Proses ini dilakukan untuk mengeringkan kacang kedelai. Jangan terlalu lama – karena kacang mudah hangus.

Tuang kacang kedelai ke wadah yang memudahkan kacang kedelai menjadi dingin.

Setelah dingin, taburkan ragi tempe sebanyak 2 gram dan aduk rata.

Siapkan plastik dengan ukuran sesuai selera. Masukkan kacang kedelai ke dalam plastik hingga ketebalan kira-kira 2-3 cm. (Kalau aku suka dibungkus pakai daun. Jauhhhh lebih nikmat.)

Tutup plastik : dapat mempergunakan cara dengan lilin. Kalau pakai daun maka diikat.

Kemudian lubangi plastik yang telah berisi kacang kedelai dengan menggunakan pisau – kira-kira 8 lubang untuk setiap sisi atas dan sisi bawah. Tambahan: Di tusuk-tusuk pakai tusuk gigi juga bisa. Kalau pakai daun tak perlu dilubangi.

 

Simpan tempe didalam lemari. Alas yang dipakai untuk menyimpan adalah rak lemari es yang diganjal bagian bawahnya, sehingga ada sirkulasi udara. Diamkan selama kurang lebih 36 jam.

Perhatian : Menurut pengalaman seorang teman, untuk yang merantau di negara yang mengalami suhu dingin, tempe kadang dibalut dengan handuk, agar lebih hangat sebelum dimasukan ke dalam lemari.

Setelah 36 jam, tempe siap diolah. Kalau lewat jenuh sedikit, enak digoreng gandum asin. Kalau lewat-lewat jenuh agak lumayan, enak untuk bumbu sayur gorie.

.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: