Beranda > Serba-serbi > Menurut Anda Apa yang dimaksud SUJUD ?

Menurut Anda Apa yang dimaksud SUJUD ?

Oleh: Rindu Cahya
Pertanyaan sederhana yang susah juga menjelaskannya, tapi kita semua seakan-akan sudah memahami untuk diri kita sendiri, bahwa sujud itu begini atau begitu. Dan dari pertanyaan itu memang kita akan sedikit risau kalau kita mawas diri kedalam dan bertanya apakah saya ini tergolong orang yang sudah sujud kepada Allah. 

Ada sebagian warga mengatakan bahwa saya ini sudah rutin melaksanakan sujud minimal sekali dalam 24 jam sehari semalam sesuai dengan petunjuk Ajaran Sapta Darma. Sujud dengan beralaskan kain sanggar, menghadap ke timur, dengan mengucap Asma Tiga dilanjutkan tiga bungkukan mengucap Sujud, Kesalahan dan Mertobat. Jadi yang dimaksud sujud adalah darma warga dalam melaksanakan penghayatan wahyu sujud Sapta Darma.

Jika itu yang dimaksud dengan sujud, bagaimana jika ternyata perilaku warga yang sudah sujud tersebut ternyata darmanya dalam kehidupan sehari-hari belum mencerminkan manusia yang sujud patuh atau setia tuhu pada Allah. Apakah seperti itu cerminan orang yang sudah sujud kepada Allah. Saya kira pengertian sujud seperti itu masih membutuhkan penjelasan arti dan makna yang lebih luas lagi agar lebih mudah difahami.

Karena hakekat makna dari sujud kepada Allah adalah satu sikap hidup dalam kehidupan yang senantiasa tunduk dan patuh pada kehendak Allah, dimana dalam wewarah disebut Setia Tuhu kepada Allah. Sehingga dalam kehidupan bebrayan agung berbangsa dan bernegara yang dimaksud manusia yang senantiasa sujud kepada Allah adalah manusia yang mendarmakan hidupnya senantiasa selaras dengan harapan ajaran.

Lima indikator atau tanda-tanda manusia memperjuangkan dirinya senantiasa sujud kepada Allah adalah :
1. Senantiasa ber-kemauan kuat dalam membina diri menuju kesempurnaan hidup jasmani maupun rokhani.
2. Mendarmakan hidupnya sesuai kemampuan yang diberikan Allah kepadanya.
3. Mendarmakan kemampuan dirinya dengan penuh kejujuran.
4. Menerima buah kehidupan (Ngundhuh Wohing Pakarti) dengan penuh keikhlasan.
5. Senantiasa mengupayakan peningkatan darma hidup dari waktu ke waktu (kaya darma).

Dalam rangka mendidik manusia agar senantiasa bisa sujud dan patuh kepada Allah inilah Allah menurunkan wahyu Sapta Darma melalui Bpk. Harjo Sapuro untuk siapa saja yang membutuhkannya, antara lain : Wahyu Sujud, Racut, Simbol Pribadi Manusia, Wewarah Pitu dan Sesanti.

Salam Waras

  1. Dewi retn6
    25 September 2013 pukul 12:32

    Kayak apa cr2nya melakukan kayadarma itu??

  2. Dewi retno
    25 September 2013 pukul 12:34

    Kayak apa cr2nxa melakukan kayadarma it?dan ap sja manfa,atnya

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: