Beranda > Catatan kegiatan > 10/6/2011 Catatan perjalanan Remaja KSD Sragen (sanggaran jumat wage di Sanggar Agung Candi Sapta Rengga Yogyakarta)

10/6/2011 Catatan perjalanan Remaja KSD Sragen (sanggaran jumat wage di Sanggar Agung Candi Sapta Rengga Yogyakarta)

Bp Miskandar/ tuntunan KSD jawa tengah (salam pembuka/atur pambagyo)

  • Kita sanggaran ini adalah mentepi/menjalankan tugas suci, dengan sanggaran dapat manambah wacana dalam hal jasmani dan rohani, didalam ajaran sujud kita belajar ilmu asal mula manusia jadi alangkah baiknya kita selalu sungkem kepada orang tua (mendem jero mikul dhuwur)
  • Bp Miskandar  pernah mengikuti Ibu Sri Pawenang lima (5) tahun lamanya, waktu itu habis sujud Bp Miskandar mananyakan kepada Ibu: ibu kenama sanggar ini dinamakan sanggar agung? Ibu menjawab: sanggar agung ini adalah pertapaan panuntun dan di lungguhi tuntunan agung….
  • Kemudian Bp miskandar menceritakan sejarah, yang dulunya sanggar belum baik seperti sekarang ini, warga penggalian dulu sampai tidurnya dijalan, pos kampling yang berada diluar sanggar…..dan nasehatnya sekarang sanggar kita sudah bagus dan baik maka harus dijaga kesopanan dan kebersihannya.
  • Dulu Sapta Darma ini adalah Agama (bukan dalam arti agama seperti kamus besar indonesia) tetapi lebih pada sastra yang berarti a: asal mula, gama: hubungan bp dan ibu ataupun sari2 bp dan ibu, ma: itu maya( sinar cahaya Allah)…jadi kita belajar ilmu asal mula manusia…
  • Disarankan anak cucu kita supaya juga sujud untuk perkambangan ajaran KSD
  • Hasil menggali secara Sujud harus diterapkan ke perilaku pribadi yang berdasar budi pekerti yang luhur supaya masyarakat umum mengetahui dan ingin ikut kemngikuti ajaran KSD

Bu Hartini/ wakil dari karanganyar:

Menguraikan tentang Wewarah tujuh dan Sesanti

Bp Mugimen/wakil dari Surakarta

Menguraikan tata cara sujud yang benar

Mbah Sumardi/ tuntunan sanggar Tanggan Sragen

  • Simbul pribadi dan gambar simbol pribadi itu harus dibedakan, kalau simpbol pribadi itu hubungannya dengan wahyu tetapi kalau gambar simbol pribadi itu yang ada di papan2
  • Getaran kasar tuntas/getaran kasar setengah tuntas manusia dapat memetik hasilnya yaitu kewarasan, sekarang dapat mencapai getaran tuntas itu sudah langka.
  • Jika pakarti setiap harinya kurang prasaja maka untuk mencapai rasa jati akan sulit, karena perilaku kita sehari2 harus jumbuh/sama dengan rasa jati, maka dari itu untuk mencapainya kita perlu belajar cara belajar supaya dapat belajar dengan benar ajaran sujud yang senyatanya.
  • Simbul itu diibaratkan tubuh(wadah) dan wewarah 7 dan sesanti(isi) itu lakunya jadi wadah, isi, tujuan harus sama supaya dapat menemukan rasa jati.

Bp I ngurah Gorde/bali

Rencana pembangunan SACSR jogja

Bp Purbaya/putra dari Mbah Harjosapura:

  • Atom berjiwa
  • Sebab
  • Pertanyaan2 dari warga:
  1. Harjo sapura dengan Bopo Sri Gutama itu hubungannya gimana?
  2. Kenapa lambang garuda negara ini tidak di pasang di sanggar2 KSD?
  3. Di KSD apakah ada sastra jendra hayuningrat pangruwating diyu?
  4. Bagaimana menyinari anak kita klu anak kita 2?apakah bisa bersama2 dalam menyinari?
  5. Bagaimana supaya padi tahan terhadap wereng dan berhasil dalm panennya?
  • Jawabannya:…………….

Kesan2 dan kritik penulis:

Disanggar ada orang yang selalu gaduh padahal itu waktu ening tetapi masih ada yang berbincang2 yang terdengar lebih keras dari yang bertugas ening…(kurang menjaga kesopanan)

Ada kata2 dari tuntunan yang tidak ada di ajaran KSD seperti : masak Allah, ganjaran, dosa,…..

 

Kategori:Catatan kegiatan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: