Beranda > pitutur dari cina > PELITA KEBIJAKSANAAN TIDAK PERNAH PADAM HIDUP DALAM RASA SYUKUR

PELITA KEBIJAKSANAAN TIDAK PERNAH PADAM HIDUP DALAM RASA SYUKUR

Terima kasihlah kepada orang yang telah mencelakai anda

Karena dia telah melatih kegigihan hati anda

Terima kasihlah kepada orang yang telah menipu anda

Karena dia telah menambah pengalaman dan wawasan anda

 

Terima kasihlah kepada orang yang telah meninggalkan/mencampakan anda

Karena dia telah mendidik anda untuk mandiri

Terima kasihlah kepada orang yang telah memarahi/membentak anda

Karena dia telah membantu menumbuhkan ketenangan dan kebijaksanaan anda

 

Terima kasihlah kepada orang yang telah menbuat anda kuat, kokoh, berhasil

Bagaimana bersikapp terhadap orang yang menghina, memarahi, menipu, memfitnah, menertawai, merendahkan, membohongi, mencelakai saya?

Hadapi dengan sikap: bersabar, biarkan, menahan diri, mengalah, menghormati, tidak menghiraukan, berterima kasih kepadanya, cobalah lihat dia beberapa waktu kemudian.

  • Melalui mulut kita hanya dapat menasehati orang satu generasi saja

Melalui buku kita dapat menasehati orang ratusan generasi

  • Oleh diri sendiri kejahatan dilakukan
  • Oleh diri sendiri pula seseorang ternoda
  • Oleh diri sendiri kejahatan tidak dilakukan
  • Oleh diri sendiri pula seseorang menjadi suci
  • Suci atau tidaknya suci tergantung pada diri sendiri
  • Tidak seorangpun yang dapat mensucikan orang lain
  • Mewariskan kekayaan duniawi untuk anak cucu, mereka belum tentu dapat mempertahankannya
  • Mewariskan buku-buku untuk anak cucu, mereka belum tentu dapat membacanya
  • Lebih baik mengumpulkan kebajikan sebanyak-banyaknya di alam semesta, maka anak cucu kita akan benar-benar menikmatinya dari generasi ke generasi sebanyak kebajikan yang telah kita kumpulkan tersebut
  • Berbuatlah hal-hal yang baik:

Tidak membunuh, tidak mencuri/merampok, tidak berzinah

  • Berbicarakah kata-kata yang baik:

Tidak berbohong, tidak berbicara yang porno, tidak berlidah dua, tidak menfitnah/mengutuk.

  • Berhati baik:

Tidak tamak, tidak dendam, tidak dungu, tidak sombong

  • Menjadi orang baik:

Sopan santun, adil, sederhana, rasa malu, berbakti, harmonis, welas asih, bijaksana, setia, menepati janji.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: