Beranda > Ajaran Sapta Darma > Manfaat Sujud dan penjelasannya

Manfaat Sujud dan penjelasannya

Apabila Penelitian sujudnya telah sempurna yaitu sujud yang dilakukan dengan kesungguhan, maksudnya dalam melaksanakan sujud jangan sampai sujud wadag atau sujud kemauan atau hanya ikut-ikutan saja ( Jawa : rubuh-rubuh gedang ), karena bila demikian sujudnya kurang mempunyai arti.

Sebenarnya sujud menurut wewarah tersebut bila didalami serta diteliti sungguh-sungguh adalah membimbing/menuntun jalannya air sari. Air sari atau air putih/suci berasal dari sari-sari bumi yang akhirnya menjadi bahan makanan yang dimakan manusia. Sari-sari makanan tersebut mewujudkan air sari yang tempatnya di ekor (Jawa = Cetik/silit kodok/brutu). Bila bersatu padunya getaran sinar cahaya dengan getaran air sari yang merambat berjalan halus sekali di seluruh tubuh, menimbulkan daya kekuatan yang besar sekali, kekuatan ini disebut Atom Berjiwa yang ada pada pribadi manusia.

Daya/kekuatan ini berguna untuk :

  • Dapat memberantas kuman-kuman penyakit dalam tubuh.
  • Dapat menentramkan/menindas nafsu angkara murka.
  • Dapat mencerdaskan pikiran.
  • Dapat memiliki kewaskitaan, seperti kewaskitaan akan penglihatan,
    pendengaran,penciuman, tutur kata atau percakapan serta kewaskitaan rasa.
  • Bila telah memusat di ubun-ubun akan mewujudkan Nur Putih. Akhirnya naik menghadap Hyang Maha Kuasa untuk menerima perintah-perintah/petunjuk yang berupa isyarat/kias seperti berupa gegambaran, tulisan-tulisan (tulis tanpa papan = sastra jendra hayuningrat).

Syarat untuk memiliki kemampuan itu semua, tiada lain adalah pengolahan/penyempurnaan budi pakerti yang menuju keluhuran pada sikap dan tindakan sehari-hari.

Pengolahan/penyempurnaan pribadi itu, bagi pemeluk yang sudah mampu, adalah berarti selalu mencetak atom berjiwa pada pribadinya. Atom tersebut digunakan untuk prikemanusiaan ialah menolong orang yang sakit.

Sujud dan Penjelasannya

Warga Sapta Darma diwajibkan sujud dalam sehari semalam (24 jam) sedikitnya sekali. Lebih dari itu lebih baik, dengan pengertian bahwa yang penting bukan banyak kalinya ia melakukan sujud tetapi kesungguhan sujudnya (emating sujud).

Bila sujud dilakukan di Sanggar, dapat dilakukan bersama-sama dengan Tuntunan dan dapat sewaktu-waktu. Namun lebih baik waktu ditentukan.

Sikap duduk

Duduk tegak menghadap ke timur (timur/kawitan/asal), artinya diwaktu sujud manusia harus menyadari/mengetahui asalnya. Bagi pria duduk bersila kaki kanan didepan kaki kiri. Bagi wanita bertimpuh. Namun diperkenankan mengambil sikap duduk seenaknya asal tidak meninggalkan kesusilaan dan tidak mengganggu jalannya getaran rasa.

Tangan bersidakep, yang kanan diluar dan yang kiri didalam.
Selanjutnya menentramkan badan dan pikiran, mata melihat ke depan ke satu titik pada ujung kain sanggar (mori) yang terletak + satu meter dari posisi duduk. Kepala dan punggung (tulang belakang) segaris lurus.

Setelah merasa tenang dan tentram, serta adanya getaran (hawa) dalam tubuh yang berjalan merambat dari bawah ke atas, selanjutnya getaran rasa tersebut merambat ke atas sampai di kepala, karenanya lalu mata terpejam dengan sendirinya. Kemudian setelah ada tanda pada ujung lidah terasa dingin seperti kena angin (jawa = pating trecep) dan keluar air liurnya terus ditelan, lalu mengucap dalam batin :

ALLAH HYANG MAHA AGUNG

ALLAH HYANG MAHA ROKHIM

ALLAH HYANG MAHA ADIL

Bila Kepala sudah terasa berat, tanda bahwa rasa telah terkumpul di kepala. Hal ini menjadikan badan tergoyang dengan sendirinya. Kemudian di mulai dengan merasakan jalannya air suci (sari) yang ada ditulang ekor (jawa = brutu atau silit kodok). Jalannya air sari merambat halus sekali, naik seolah-olah mendorong tubuh membungkuk ke muka. Membungkuknya badan diikuti terus (bukan karena kemauan tapi karena rasa), sampai dahi menyentuh kain sanggar, setelah dahi menyentuh lantai dalam batin mengucap :

HYANG MAHA SUCI SUJUD HYANG MAHA KUASA (3 kali)

Setelah mengucapkan, kepala diangkat perlahan-lahan, hingga badan dalam sikap duduk tegak lagi seperti semula.

Mengulang lagi merasakan di tulang ekor seperti tersebut diatas, sehingga dahi menyentuh kain sanggar lagi. Setelah dahi menyentuh kain sanggar di dalam batin mengucap :

KESALAHANNYA HYANG MAHA SUCI MOHON AMPUN HYANG MAHA KUASA (3 kali)

Dengan perlahan-lahan tegak kembali, lalu mengulang, merasakan lagi di tulang ekor seperti tersebut diatas sampai dahi menyentuh kain sanggar yang ke-3 kalinya.
Kemudian dalam batin mengucap :

HYANG MAHA SUCI BERTOBAT HYANG MAHA KUASA (3 kali).

Akhirnya duduk tegak kembali, masih tetap dalam sikap tersebut hingga beberapa menit lagi, baru kemudian sujud selesai.

Keterangan :

  • Allah Hyang Maha : Agung, Rokhim, Adil maksudnya ; mengagungkan dan meluhurkan nama Allah serta mengingat akan sifat keluhuran Allah.
  • Hyang Maha Suci Sujud Hyang Maha Kuasa. Hyang Maha Suci ialah sebutan bagi roh suci seorang manusia yang berasal dari Sinar Cahaya Allah yang meliputi seluruh tubuh manusia.
  • Hyang Maha Kuasa adalah sebutan Allah yang menguasai alam semesta termasuk segala isinya baik rohaniah maupun jasmaniahnya.
  • SUJUD berarti penyerahan diri pada Hyang Maha Kuasa atau menyembah Hyang Maha Kuasa. Berarti Roh Suci kita menyerahkan purbawasesa pada Hyang Maha Kuasa.
  • Kesalahannya Hyang Maha Suci mohon ampun Hyang Maha Kuasa maksudnya ; setelah meneliti dan menyadari kesalahan-kesalahan ( dosa-dosa ) setiap harinya, maka selalu Roh Suci mohon ampun padaNya akan segala dosa-dosa tersebut.
  • Hyang Maha Suci Bertobat Hyang Maha Kuasa artinya; penelitian pada kesadaran akan dosa setiap harinya, maka setelah mohon ampun lalu bertobat berusaha untuk tidak berbuat kesalahan/dosa lagi.
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: