Beranda > jamu dan pengobatan > Teori 5 Unsur Cina

Teori 5 Unsur Cina

Barangkali bukanlah suatu kebetulan, bilamana banyak prinsip-prinsip kebaikan yang berlaku di dunia ini sering dikaitkan dengan angka 5 (lima). Demikian juga dengan teori mengenai kesehatan organ-organ tubuh yang dianut dalam ilmu kedokteran China kuno yang dikenal sebagai Hukum 5 Unsur (U Sing). Sebagaimana dijelaskan oleh Joko Sumpeno (2003), praktisi kesehatan di LPK Bayu Aji Yogyakarta. Organ-organ tubuh manusia sebagaimana sifat-sifat yang dimiliki dapat digolongkan menjadi 5 (lima) kategori yakni:

  • Organ Air: Ginjal dan Kandung Kemih

  • Organ Kayu: Hati dan Kandung Empedu

  • Organ Api: Jantung, Usus Halus, Selaput Jantung,dan Tri Pemanas.

  • Organ Tanah: Limpa dan Lambung

  • Organ Logam: Paru-Paru dan Usus Besar

Kelima unsur tadi saling berhubungan satu sama lainnya secara interaktif menciptakan keseimbangan dinamis yang membentuk kualitas kesehatan dalam diri manusia. Ketika hubungan antara organ-organ dari ke lima unsur berlainan tidak terjadi secara seimbang, maka kondisi tersebut akan menimbulkan penyakit atau rasa sakit pada manusia bersangkutan. Simbolisasi unsur alam yakni air, kayu, api, tanah, dan logam adalah untuk menunjukkan karakter yang dimiliki organ-organ bersangkutan. Hubungan-hubungan antar lima unsur organ tubuh manusia akan mengikuti hukum-hukum tertentu yang antara lain 2 hukum pokok sebagai berikut:

1. Hukum Menghidupi

Pada hukum menghidupi sebagaimana terlihat pada bagan di atas melalui hubungan sumbu lurus,, secara filosofis bisa digambarkan bahwa air akan menghidupkan tumbuhan, tumbuhan menghasilkan kayu untuk menghidupkan api, api membakar kayu menjadi abu yang akan mensuburkan tanah, tanah yang subur biasanya akan juga mengandung unsur logam yang tinggi, lokasi dimana terdapat kandungan logam tinggi biasanya akan terdapat sebuah mata air. organ air yang sehat yakni ginjal dan kandung kemih, akan memberikan energi kepada organ kayu yakni hati dan kandung empedu. Organ kayu yang sehat akan memberikan energi kepada organ api yakni jantung, usus halus, selaput jantung dan tri pemanas. Organ jantung yang sehat akan memberikan energi pada organ logam yakni paru-paru dan usus besar. Organ logam yang sehat akan memberikan energi kepada organ air. Siklus ini akan terus berputar dalam suatu keseimbangan yang dinamis.

2. Hukum Membatasi

Pada hukum membatasi sebagaimana ditunjukkan pada bagan di atas melalui hubungan sumbu menyilang, secara filosofis dapat ditunjukkan bahwa air akan memadamkan api. Pohon yang tumbuh membesar akan mendesak tanah. Api akan melelehkan logam. Tanah akan membendung air. Logam akan memotong kayu. Organ air akan membatasi organ api, misalnya ginjal yang sakit akan mengganggu fungsi jantung. Organ kayu akan membatasi organ tanah, misalnya hati yang sakit akan mengganggu fungsi lambung. Organ api akan membatasi organ logam, misalnya jantung yang sakit akan menganggu fungsi paru-paru. Organ tanah akan membatasi organ air, misalnya lambung yang sakit akan menganggu fungsi ginjal. Organ logam akan membatasi organ kayu, misalnya paru-paru yang sakit akan mengganggu fungsi hati. Dengan demikian ketika sebuah organ sakit kemudian tidak segera dirawat atau diobati, maka akibat selanjutnya akan menyebabkan organ-organ lainnya akan menjadi ikut sakit, sehingga timbul apa yang disebut sebagai sakit komplikasi yakni terjadi rantai penyakit dari setiap unsur dikarenakan hubungan Hukum Membatasi.

Guna memahami lebih lanjut mengenai teori 5 unsur, berikut ini adalah tabel U Sing yang berisi karakteristik lebih detil mengenai setiap organ dari masing-masing unsur sebagaimana dijelaskan olehJoko Sumpeno (2003), praktisi kesehatan di LPK Bayu Aji Yogyakarta.

Tabel 1: Tabel U Sing Penggolong Jenis

U Sing

Kayu

Api

Tanah

Logam

Air

Cang

Hati

Jantung

Limpa

Paru-Paru

Ginjal

Fu

Kandung Empedu

Usus Halus

Lambung

Usus Besar

Kandung Kencing

Musim

Semi

Panas

Panas
Panjang

Gugur

Dingin

Hawa Udara

Angin

Panas

Lembab

Kering

Dingin

Warna

Hijau

Merah

Kuning

Putih

Hitam

Indera

Mata

Lidah

Mulut

Hidung

Telinga

Jaringan Tubuh

Tendon

Pembuluh Darah

Otot

Kulit & Bulu Kulit

Tulang & Rambut

Suara

Menjerit

Tertawa

Menyanyi

Menangis

Merintih

Emosi

Marah

Gembira

Berpikir, Rindu, Cinta

Sedih

Takut

Rasa

Asam

Pahit

Manis

Pedas

Asin

Baris pertama dan baris kedua menunjukkan pembagian organ dari setiap unsur berdasarkan bentuknya. Organ Cang adalah organ yang berbentuk keras dan padat dan bersifat “dingin” yakni hati, jantung, limpa, paru-paru dan ginjal. Kemudian organ Fu adalah organ yang berbentuk selaput lunak dan bersifat “panas” yakni kandung empedu, usus halus, lambung, usus besar dan kandung kecing.

Baris ketiga dan keempat menjelaskan musim dan sifat hawa udara yang menyertai dimana pada waktu-waktu musim bersangkutan, organ 5 unsur yang berhubungan relatif akan mudah mengalami gangguan karena kondisi alam sebagaimana yang terjadi pada musim bersangkutan. Seperti misalnya organ hati dan kandung empedu akan relatif mudah mengalami gangguan pada musim semi. Kemudian misal lainnya, organ ginjal dan kandung kencing akan relatif mudah menerima gangguan pada musim dingin. Makna dari klasifikasi ini adalah bahwa kita perlu memberikan perhatian lebih pada organ yang relatif lemah pada musim tertentu.

Baris kelima adalah menerangkan warna kulit sekunder yang akan terjadi bilamana sebuah organ 5 unsur yang berhubungan sedang sakit. Warna sekunder dalam arti adalah warna bayangan yang menyertai warna kulit primer sesuai ras. Orang yang memiliki gangguan pada fungsi paru-paru akan memiliki wajah keputih-putihan (pucat). Demikian juga orang yang memiliki gangguan pada fungsi jantung akan memiliki wajah kemerah-merahan.

Baris keenam dan baris ketujuh adalah mendeskripsikan indra-indra dan jaringan-jaringan tubuh yang berhubungan dengan organ 5 unsur yang bersangkutan. Ketika seseorang memiliki gangguan fungsi hati, maka biasanya orang bersangkutan akan memiliki gangguan pada fungsi penglihatan dan tendon. Saat seseorang memiliki gangguan fungsi paru-paru, maka biasanya orang bersangkutan akan memiliki gangguan pada fungsi penciuman dan memiliki masalah kulit. Makna dari penggolongan ini adalah bahwa gangguan pada indra atau jaringan tubuh akan relatif sulit bilamana organ 5 unsur yang bersangkutan tidak disehatkan terlebih dahulu. Orang sakit kulit barangkali tidak akan sembuh-sembuh bilamana organ paru-parunya tidak disehatkan terlebih dahulu.

Baris kedelapan dan baris kesembilan adalah memaparkan tipe suara dan emosi yang relatif dominan berhubungan dengan organ 5 unsur bersangkutan. Orang dengan gangguan pada fungsi antung umumnya akan selalu tampak gembira dan sering tertawa. Orang dengan gangguan pada fungsi paru-paru akan selalu tampak sedih dan mudah untuk menangis. Makna yang bisa juga disimpulkan dari penggolongan emosi adalah bahwa orang tidak boleh memiliki satu perasaan yang sangat dominan, karena akan mengganggu fungsi organ 5 unsur bersangkutan. Orang yang selalu sedih akan mudah untuk terserang sakit paru-paru. orang yang selalu bergembira terlalu berlebihan akan mudah untuk mengalami gangguan jantung, orang yang mudah marah akan gampang terkena gangguan hati, orang yang selalu takut atau kuatir secara berlebihan akan gampang terkena gangguan ginjal. Orang yang terlalu sering berpikir keras akan mudah terkena gangguan lambung.

Baris kesembilan adalah mengutarakan rasa-rasa makanan dan minuman yang berhubungan dengan organ 5 unsur bersangkutan. Makanan atau minuman sehat dengan rasa manis akan menyehatkan lambung, rasa pedas menyehatkan paru-paru, rasa asin akan menyehatkan ginjal, rasa asam akan menyehatkan hati dan terakhir, rasa pahit akan menyehatkan jantung. Bila dikaitkan dengan hukum membatasi sebagaimana diterangkan di muka, maka ketika ada salah satu organ 5 unsur yang sakit, maka makanan dan minuman dengan rasa dari organ 5 unsur yang bersifat membatasi dianjurkan untuk dihindari. Misalnya orang yang memiliki sakit lambung, bila makan atau minum dengan rasa manis, maka akan terasa nyaman, namun menjadi masalah besar, ketika orang bersangkutan makan atau minum dengan rasa asam. Karena asam adalah rasa milik organ kayu (hati dan kandung empedu) yang membatasi organ tanah (lambung dan limpa).

Dengan memahami tabel penggolongan U Sing di atas, kita akan memiliki dasar pengetahuan mengenai segala sesuatu yang perlu dilakukan dan dihindari agar organ-organ kita menjadi sehat terawat. Petunjuk lebih detil mengenai aplikasi hukum 5 unsur pada proses perawatan kesehatan, bisa anda lihat pada halaman-halaman hidup sehat , menu sehat dan jamu sehat.

About these ads
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: